Senkom Provinsi Jawabarat dan Kota Bandung Hadiri Kegiatan Deklarasi Menolak Anarkisme Jabar Cinta Damai

Bandung, 16 Oktober 2020 — Dalam upaya memperkuat sinergi dan menjaga ketertiban di tengah masyarakat, berbagai organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat di Jawa Barat menggelar Deklarasi “Menolak Anarkisme, Jabar Cinta Damai”, Jumat (16/10/2020), bertempat di Bale Kambang, Jalan Bungur No. 2, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung.

Kegiatan yang diinisiasi Koordinator Forum Ormas Jawa Barat, Hendra Mulyana, S.H., ini diikuti sekitar 150 peserta dari berbagai unsur ormas, LSM, dan komunitas di wilayah Bandung dan Jawa Barat. Hadir dalam kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi, Kapolda Jawa Barat, serta jajaran PJU Polda Jabar, Dandim 0618/BS, dan Kapolrestabes Bandung.

Senkom Mitra Polri turut hadir dengan mengirimkan tujuh perwakilan anggota yang mewakili Ketua Senkom Jawa Barat sebagai bentuk dukungan terhadap gerakan menolak anarkisme dan menjaga keamanan di tengah masyarakat.

Deklarasi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan pernyataan sikap bersama yang memuat empat poin utama:

  1. Menolak segala bentuk tindakan anarkisme dan kekerasan.
  2. Mendukung TNI-Polri menindak tegas pelaku anarkisme sesuai hukum.
  3. Bijak menggunakan media sosial dan tidak terprovokasi berita bohong (hoaks).
  4. Aktif menjaga keamanan dan ketertiban demi Indonesia yang aman dan damai.

Dalam sambutannya, Kapolda Jawa Barat mengapresiasi semangat kebersamaan seluruh ormas dan komunitas yang hadir. Ia menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas Jawa Barat serta mengajak seluruh peserta tetap mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.

“Saya berharap seluruh ormas, LSM, dan komunitas terus berkolaborasi membantu aparat dalam menjaga kamtibmas. Mari kita jaga persatuan dan keamanan di Kota Bandung dan Jawa Barat,” ujar Kapolda Jabar.

Sementara itu, Pangdam III/Siliwangi menekankan pentingnya menyampaikan pendapat sesuai aturan UU Nomor 9 Tahun 1998, tanpa melakukan tindakan anarkis atau merusak fasilitas umum.

“Deklarasi ini menjadi contoh nyata bagi masyarakat bahwa menyuarakan aspirasi harus dilakukan dengan damai. Kami, Pangdam dan Kapolda, akan terus bersinergi menciptakan situasi aman dan kondusif,” ungkap Pangdam III/Slw.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, karena kegiatan tersebut berlangsung di masa pandemi Covid-19.

Kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif hingga akhir acara. Melalui deklarasi ini, seluruh peserta meneguhkan komitmen untuk menjaga Jawa Barat tetap damai, rukun, dan bebas dari aksi anarkisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *