2

Kasubdit Polmas Dit Binmas Polda Jabar Silaturahmi ke Senkom, Undang Hadiri Istigosah Peringatan Maulid Nabi

Kasubdit Polmas Dit Binmas Polda Jabar Silaturahmi ke Senkom, Undang Hadiri Istigosah Peringatan Maulid Nabi

Bandung, 6 September 2025 — Bertempat di Kantor Senkom Provinsi Jawa Barat, Ketua Senkom Jabar, Titok Tosan Batoro, menerima kunjungan AKBP Mohammad Darmawan selaku Kasubdit Polmas Dit Binmas Polda Jabar pada Sabtu (6/9).

Dalam pertemuan tersebut, AKBP M. Darmawan menegaskan bahwa kedatangannya merupakan bagian dari silaturahim sekaligus kunjungan balasan setelah jajaran Senkom bertamu ke Mapolda Jabar.

“Salah satu tujuan silaturahim kali ini, Kami ingin secara langsung mengundang Senkom untuk hadir di acara Istigosah pada Minggu malam, 7 September 2025, di Masjid Al Amman Mapolda Jabar dalam rangka doa bersama serta peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H/2025 M,” ucapnya.

Ia pun berharap jajaran Senkom di Kota dan Kabupaten Bandung Raya turut hadir.

Selama pertemuan di ruang rapat Senkom Jabar, berbagai hal menjadi topik pembahasan, mulai dari keutamaan menjaga silaturahim, pentingnya amar ma’ruf bil hal, hingga bahaya media digital yang kerap dijadikan sarana ujaran kebencian.

Menurut Ketua Senkom Jabar, Titok Tosan Batoro, kondisi masyarakat saat ini membutuhkan peran aktif semua pihak untuk mengajak pada kebaikan.

“Sudah waktunya hari ini dalam menyikapi kondisi lingkungan masyarakat yang sedang riuh untuk mengajak pada kebaikan dalam segala hal. Untuk itu, penting bagi siapa saja untuk amar ma’ruf bil hal,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Senkom Provinsi Jabar, Rudi Budi Gunawan, SH., MH., yang menegaskan manfaat dari menjaga silaturahim.

“Alhamdulillah, saya bersyukur dengan kedatangan Pak M. Darmawan. Dengan silaturahim seperti ini, insya Allah akan memanjangkan umur, dan memudahkan rezeki,” ucapnya.

Kasubdit Polmas Dit Binmas Polda Jabar Silaturahmi ke Senkom, Undang Hadiri Istigosah Peringatan Maulid Nabi

Dalam kesempatan itu, AKBP M. Darmawan juga menyinggung kondisi dunia maya yang kian rentan disalahgunakan.

Ia mengingatkan bahwa meski banyak netizen cakap dalam menggunakan media sosial, namun menjadi bahaya ketika dimanfaatkan untuk hal yang salah.

“Media sosial bisa sangat buruk ketika digunakan sebagai sarana untuk melakukan ujaran kebencian atau hate speech,” ujarnya menutup pertemuan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *