Cimahi — Kepolisian Resor Cimahi menggelar rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Gedung Pengabdian Polres Cimahi, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, serta berbagai instansi terkait dari Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.
Rakor dipimpin Kapolres Cimahi Niko Nurallah Adi Putra dan dihadiri Wakapolres serta para pejabat utama Polres Cimahi.
Hadir pula unsur TNI dari Komando Distrik Militer 0609/Cimahi, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat, Ketua DPRD Kota Cimahi, Asisten Daerah I Kota Cimahi, serta sejumlah perwakilan instansi lainnya.
Selain itu, rakor juga dihadiri Ketua Senkom Mitra Polri Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat sebagai mitra strategis dalam mendukung pengamanan selama masa mudik dan balik Lebaran.
Operasi Ketupat Lodaya 2026 Akan Dilaksanakan Selama 13 Hari
Dalam sambutannya, Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra menyampaikan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 akan dilaksanakan selama 13 hari untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Untuk Operasi Ketupat tahun ini dimulai pada 13 Maret dan akan berakhir pada 25 Maret. Namun sebelumnya juga akan dilaksanakan kegiatan tambahan H-4 dan H+4 melalui Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD),” ujarnya.
Kapolres juga mengharapkan partisipasi aktif berbagai unsur masyarakat, termasuk Senkom Mitra Polri, untuk turut membantu pengamanan di lapangan. Ia bahkan mengusulkan agar personel Senkom dapat bergabung di Pos Terpadu Polri yang akan didirikan di kawasan Alun-alun Cimahi.
Di tempat yang sama, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Barat M Mahdi menilai rakor lintas sektoral tersebut sangat penting untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi momentum Idul Fitri yang selalu diiringi peningkatan mobilitas masyarakat.
“Momentum Idul Fitri selalu diiringi meningkatnya aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektoral sangat diperlukan agar setiap instansi dapat menjalankan perannya secara optimal dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya.
Mahdi menambahkan, DPRD Kabupaten Bandung Barat akan terus mendorong seluruh perangkat daerah agar berperan aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.




“DPRD akan memastikan seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dapat berperan maksimal dalam mendukung pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri,” pungkasnya.***








