2

Senkom Kuningan Hadiri Bedah Kasus Perlindungan Perempuan dan Anak

Senkom Kuningan Hadiri Bedah Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Kuningan, 6 November 2025 — Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Kuningan, yang diwakili oleh Wakil Ketua Cariwulan, S.Pd., menghadiri undangan dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Kuningan dalam kegiatan Bedah Kasus (Case Conference) yang diselenggarakan pada Kamis, 6 November 2025, bertempat di Aula DPPKBP3A Kabupaten Kuningan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Kuningan dalam menanggulangi berbagai laporan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang terus meningkat.

Melalui forum Bedah Kasus, diharapkan tercipta koordinasi dan kerja sama lintas instansi guna mempercepat proses penyelesaian kasus yang masuk ke UPTD PPA.

Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan, yang hadir bersama Kepala UPTD PPA, menyampaikan bahwa banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk permasalahan yang berkaitan dengan kelompok LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender), memerlukan perhatian serius dan penanganan yang cepat.

Ia menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam merespons setiap laporan yang masuk.

Dalam sambutannya, Kepala DPPKBP3A juga memberikan berbagai masukan dan informasi kepada peserta, serta mengharapkan agar tamu undangan dari tiap instansi dapat menyimak dan memahami strategi penanggulangan yang efektif.

Ia berpesan agar seluruh pihak dapat bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi di Kabupaten Kuningan.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala DPPKBP3A Kabupaten Kuningan dan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Undang-Undang Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain:

  1. LBH Asmaul Husna
  2. Bidang PPPA DPPKBP3A
  3. UPT Dalduk Kecamatan
  4. Ketua Senkom Kuningan
  5. Pekerja Sosial Dinas Sosial
  6. Motekar
  7. Puspaga

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kabupaten Kuningan dapat dilakukan secara lebih terintegrasi dan responsif.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *